Cara Meningkatkan Omset Penjualan dengan Mudah

Cara Meningkatkan Omset Penjualan dengan Mudah

Cara meningkatkan omset penjualan - Sebuah bisnis dikatakan berhasil jika Anda atau sang owner telah menemukan cara meningkatkan omset penjualan, tentunya yang mudah diaplikasikan. Dengan cara yang tepat, Anda akan memperoleh hasil yang maksimal atas investasi yang ditanam. Angka-angka penjualan adalah realitas bisnis yang mencerminkan ukuran besar tidaknya anda dan seberapa besar keuntungan yang terkandung di dalamnya. 

Faktanya, sekarang ini banyak pebisnis yang gulung tikar alias gagal karena mereka tak memiliki informasi yang cukup untuk mengembangkan bisnis. Apalagi ika sama sekali tidak mengetahui cara meningkatkan omset penjualan dengan baik, tentu semua yang dijalankan akan sia-sia. Jika Anda juga termasuk didalamnya, yaitu masih merasa sulit untuk mengembangkan bisnis, jangan khawatir karena di zaman modern ini, cara meningkatkan omset penjualan sangat mudah dipelajari dan dipraktekkan. 



Cara Meningkatkan Omset Penjualan secara Alami

Sudah pernah mendengar tentang Bioenergi? Ini adalah energi hidup yang sudah kita miliki semenjak lahir, merupakan anugerah Tuhan yang harusnya kita sadari. Bioenergi dapat dimanfaatkan untuk mengatasi semua masalah hidup dan memudahkan kita untuk mewujudkan harapan. Untuk bisnis, Bioenergi juga bisa dimanfaatkan sebagai cara meningkatkan omset penjualan dengan mudah, praktis dan aman. 

Baca juga : 

Nah, sebelum mengetahui rahasia Bioenergi untuk peningkatan omset bisnis, tak ada salahnya jika kita menyimak terlebih dahulu tentang beberapa cara meningkatkan omset penjualan yang sering diajarkan oleh para pakar bisnis dunia yang dikenal dengan Five Business Chasis :

1. Perbanyak Prospek (Leads).
Caranya dengan iklan, buka cabang, sebar brosur, ikut pameran dll. Misalnya, Anda buka toko di mal. Rata-rata yang masuk ke toko Anda secara tidak sengaja adalah 1000 orang, maka prospek/leads Anda adalah 1000. Kemudian Anda sebarkan brosur di pintu gerbang mall yang mengundang orang supaya datang ke toko Anda. Katakanlah prospek yang masuk ke toko dari brosur tersebut adalah 100 orang, jadi prospek Anda menjadi 1100. Semakin banyak yang masuk ke toko Anda berarti semakin banyak prospek Anda.

2. Perbanyak Jumlah Konversi (Conversion).
Konversi adalah jumlah prospek yang akhirnya membeli produk Anda. Misalnya dari 1000 prospek yang masuk ke toko Anda ada 250 orang yang membeli. Artinya konversi Anda adalah 25%. Bagaimana cara menaikkan konversi? Contohnya: berikan garansi, berikan jaminan purna jual, delivery gratis, dll.

3. Naikkan Jumlah Transaksi.
Jumlah transaksi adalah berapa banyak transaksi yang terjadi di toko Anda per hari, per minggu atau per bulan. Bagaimana cara menaikkan jumlah transaksi? Lakukan berbagai cara agar pelanggan Anda lebih sering belanja, misalnya dengan memberikan hadiah, bonus, point, voucher dll.

4. Naikkan Jumlah Rata-rata Pembelian.
Dari jumlah transaksi tersebut berapa rata-rata transaksinya? Misalnya toko anda memperoleh omset Rp. 1.000.000 per hari dengan jumlah transaksi 50, maka rata-rata transaksi anda adalah Rp. 20.000. Caranya? Anda pernah makan di McDonalds? Setiap kita akan membayar, pelayannya selalu tanya: “Mau tambah french fries pak?” Kalau kita jawab iya, dia akan tanya: “Yang large atau medium?” Kalau kita jawab tidak ingin french fries, dia akan tanya lagi: “Es krimnya mau pak?” atau “Mau coba wafflenya pak?” Begitu seterusnya.

Baca juga : 

5. Naikkan Margin Keuntungan.
Misalnya harga pokok produk Anda adalah Rp.750. Anda jual Rp.1000, maka keuntungan Anda adalah Rp. 250 atau 25% (Rp. 250 : Rp. 1000). Kemudian Anda naikkan harganya Rp. 100 menjadi Rp. 1.100, maka margin keuntungannya menjadi 32% atau naik 7%.

Mari kita lihat angka-angkanya:

Sebelum:
Prospek 1000 x Konversi 25% = 250 Orang Konsumen x 2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 20.000 = Total Omset Rp. 10.000.000 x 25% Margin Keuntungan = Laba Rp. 2.500.000.

Dengan teknik-teknik di atas, kemudian kita berhasil menaikkan 10% saja untuk setiap point Business Chasis di atas. Mari kita lihat angka sesudahnya.

Sesudah:
Prospek 1100 x Konversi 27,5% = 302 Orang Konsumen x 2,2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 22.000 = Total Omset Rp. 14.616.800 x 27,5% Margin Keuntungan = Laba Rp. 4.019.620.

Jadi, dengan kenaikan 10% saja dari setiap point Business Chasis di atas berhasil menambah laba sebesar Rp. 1.519.620 atau 61%!


Sudah Siap Mengaplikasikan Cara Meningkatkan Omset Penjualan ini?

Mungkin diantara Anda ada yang belum menerapkan cara meningkatkan omset penjualan tersebut atau sudah menerapkannya tapi tetap saja belum mampu meningkatkan omset penjualan seperti yang diharapkan. Nah, jika Anda mengalami hal yang sama dimana bisnis sulit dikembangkan atau omset justru menurun, jangan khawatir. Bioenergi menawarkan pelatihan Zona Kaya

Pelatihan ini akan memberikan bimbingan secara menyeluruh tentang mudahnya mengais rejeki dari berbisnis, cara meningkatkan omset penjualan dengan mudah, menjadi orang sukses serta manfaat lainnya untuk Anda dan keluarga. Dengan begitu, setelah mengikuti pelatihan ini maka bisnis atau usaha yang Anda kelola makin maju, berkembang, dan sukses sehingga membuat diri Anda menjadi lebih bahagia dan kaya. 



Baca juga artikel menarik lainnya :