Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa


Cara menghilangkan bau mulut Bulan puasa memang selalu ditunggu-tunggu oleh banyak umat sedunia. Saat puasa biasanya tubuh kekurangan cairan, sehingga membuat mulut menjadi kering dan akhirnya menimbulkan bau. Bau mulut kerap menimbulkan ketidaknyamanan dan rasa tak percaya diri sehingga banyak orang mencoba mencari cara menghilangkan bau mulut yang mudah dan praktis. 

Tahukah Anda bahwa bau mulut yang terjadi saat berpuasa memiliki beberapa faktor penyebabnya. Beberapa faktor penyebab hal ini terjadi adalah adanya bakteri yang menghasilkan gas sulfur, tidak memproduksi gas savila dan memiliki penyakit diabetes serta maag. Oleh karenanya, sangat wajar jika di bulan puasa banyak orang yang merasakan bau mulut dan memilih untuk menjaga jarak saat berkomunikasi dengan orang lain. 

Baca juga : 


Nah, Anda tak ingin puasa ramadhan tak nyaman hanya gara-gara bau mulut kan? Berikut beberapa bahan makanan yang bisa dimanfaatkan untuk mengantisipasi bau mulut yang sering terjadi. 

1. Cara menghilangkan bau mulut: konsumsi daun Mint
Saat sahur atau berbuka, kunyahlah makanan dengan bau khas seperti daun mint atau bisa juga kemangi. Tak hanya itu, Anda juga dapat mengonsumi cengkeh, kayu manis dan biji kapulaga. Cara mengonsumsinya bisa dicampur dengan minuman Anda untuk mengusir aroma tidak sedap pada mulut. 

2. Cara menghilangkan bau mulut: minum yoghurt
Dikutip MSN, penelitian terbaru menemukan, minum yoghurt setiap hari dapat mengurangi tingkat penyebab bau mulut. Hal ini karena yoghurt dapat menyingkirkan bakteri. Plak pada mulut serta penyakit gusi juga bisa berkurang. Namun ada syaratnya, pastikan yoghurt yang Anda konsumsi tidak memiliki rasa dan tanpa gula (plain yoghurt).

3. Cara menghilangkan bau mulut: minum teh Hijau (Green tea)
Bau mulut umumnya disebabkan oleh bakteri dan kuman. Nah, untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan green tea yang kaya akan catechin. Catechin sendiri adalah senyawa aktif yang bagus untuk membunuh kuman dan bakteri penyebab bau mulut. Nah, dengan kandungannya tersebut, green tea sangat dianjurkan untuk mereka yang punya masalah dengan bau mulut. Asalkan dikonsumsi minimal 2 – 3 kali per hari, bau mulut yang Anda miliki akan hilang seutuhnya.

4. Cara menghilangkan bau mulut: konsumsi makanan kaya Vitamin C
Jeruk, melon dan stroberi merupakan makanan yang kaya akan vitamin C. Vitamin C akan membuat bakteri tidak hinggap di mulut. Vitamin ini juga bagus dikonsumsi agar terhindar dari penyakit gusi yang juga menjadi penyebab bau mulut.

Baca juga : 

5. Cara menghilangkan bau mulut: Hindari Makan Bawang
Bawang merupakan makanan yang dapat membuat napas menjadi berbau. Untuk itu hindarilah makan makanan yang terlalu banyak menggunakan bawang putih, merah dan bombay saat sahur.

6. Cara menghilangkan bau mulut: teratur sikat gigi & menyikat lidah 
Saat Anda baru bangun tidur, mulut pasti berbau, hal itu karena mulut kering dan sel-sel mati menumpuk. Solusinya, menggosok gigi merupakan hal yang pertama kali harus Anda lakukan setelah bangun tidur dan sebelum pergi tidur, untuk menghilangkan kuman yang berkembang di sekitar gigi, gusi dan jangan lupa untuk menyikat lidah. The Merck Manual Online Medical Library menuliskan bahwa dengan menyikat lidah menggunakan sikat gigi dan pasta gigi dapat mengurangi bau pada napas.


Baca juga artikel menarik lainnya: 


Menu Buka Puasa Sehat, Inilah 7 Manfaat Kurma

Menu Buka Puasa Sehat, Inilah 7 Manfaat Kurma


Menu buka puasa sehat - bulan puasa selalu identik dengan kurma, menu kecil berwarna coklat dengan rasa manis yang menggigit. Nah, banyak masyarakat yang hobi menyetok buah kurma ini di rumah sebagai camilan saat berbuka puasa. Rasanya bulan ramadhan tak seru tanpa kurma di rumah. hehehe....

Nah, di zaman dahulu kala, si kecil ini ternyata dijadikan sebagai bahan makanan pokok. Ini karena buah kurma memiliki banyak nutrisi penting seperti karbohidrat, lemak, protein, air, vitamin C dan mangan. 100 gram buah kurma segar mengandung energi sebanyak 230kcal. Mengapa kurma dinobatkan sebagai menu buka puasa sehat? Karena ia membuat perut nyaman dan tidak terkejut setelah sekian jam berpuasa serta dapat menerima makanan buka puasa dengan lebih nyaman.

Menu Buka Puasa Sehat? Yuk Konsumsi Kurma

Ternyata tanpa kita sadari ada banyak manfaat kurma lho bagi tubuh saat berpuasa. Mau tahu apa saja? Berikut informasinya : 

1. Mudah dicerna oleh perut
Saat berpuasa, perut kosong selama beberapa jam dan metabolisme tubuh berjalan lebih lambat dari biasanya. Perut akan membutuhkan waktu beradapatasi untuk menerima makanan kembali setelah berbuka. Buah ini disebut sebagai menu buka puasa sehat karena tak membuat perut kaget saat memakannya. 

Baca juga : 

2. Menyiapkan perut menerima makanan lain
Berhati-hatilah, langsung berbuka dengan makanan berat bisa memicu masalah pencernaan seperti sakit maag, perut melilit, atau diare. Anda pun akan mudah merasa mengantuk dan malas beraktifitas. Sebagai menu buka puasa sehat, kurma membantu menyiapkan perut untuk menerima makanan lain. Selain mudah dicerna, kurma akan mengaktifkan pelepasan enzim dan cairan pencernaan dalam perut. Tubuh juga jadi lebih berenergi dan siap untuk menjalankan fungsinya.

3. Mencegah makan berlebih
Kurma kaya akan serat pangan sehingga membuat perut merasa cepat kenyang. Karbohidratnya juga tinggi karena kandungan gula alaminya, yakni glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Gula dalam kurma termasuk karbohidrat kompleks yang dicerna tubuh secara bertahap sehingga dapat mengendalikan nafsu makan dan mencegah Anda untuk “balas dendam” atau makan berlebihan setelah seharian berpuasa.

4. Menyediakan energi secara cepat
Sering merasa lemas atau pusing saat berpuasa? Hal ini bisa disebabkan oleh rendahnya kadar gula saat perut kosong dan beristirahat selama beberapa jam. Untuk menormalkan kadar gula darah dan mengembalikan energi, orang seringkali berbuka dengan minuman atau makanan manis. Nah, kurma bisa menjadi alternatif sebagai menu buka puasa sehat untuk keluarga. Gula alaminya dapat segera ditransfer ke liver dan diubah menjadi energi lebih cepat dari nutrisi lainnya. 

5. Menyehatkan sistem pencernaan
Perubahan jam makan dan kurangnya asupan serat selama berpuasa dapat menyebabkan berbagai masalah pencernaan. Konsumsi beberapa kurma secara teratur saat berbuka dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan Anda. Serat pangannya melancarkan pencernaan dan membersihkan usus dari racun serta zat berbahaya lainnya. Sifat lakasatifnya mencegah sembelit yang sering terjadi saat berpuasa. 

6. Menormalkan keasaman darah
Kadar keasaman darah seringkali meningkat saat tubuh membakar cadangan lemak sebagai sumber energi utama saat berpuasa. Konsumsi daging dan karbohidrat berlebih yang sering terjadi saat berbuka puasa dapat semakin meningkatkan keasaman darah yang pada akhirnya menyebabkan penyakit herediter seperti diabetes, encok, infeksi saluran kencing, tekanan darah tinggi, dan hemoroid. Sebagai salah satu menu buka puasa sehat, kurma dapat membantu mengatasinya karena mengandung garam alkalin yang dapat menormalkan keasaman darah.

Baca juga : 

7. Mencukupi kebutuhan nutrisi
Kurma mengandung berbagai vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang bermanfaat untuk kesehatan. Konsumsi kurma disertai dengan pola makan sehat lainnya akan membantu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh selama berpuasa. Pilih kurma segar untuk mendapatkan hasil terbaik.

Menu Buka Puasa Sehat ini Sangat Mudah Didapatkan

Nah, terbukti kan bahwa kurma memang sebagai menu buka puasa sehat saat menjalankan ibadah puasa. Berbuka puasa dengan kurma bukanlah sekedar tradisi masyarakat Timur Tengah. Nabi Muhammad SAW pun merekomendasikan dan sering memakan kurma lembek atau basah untuk membatalkan puasanya sebelum melakukan shalat magrib. Dimana belinya? Anda bisa temukan kurma di pasar, toko kuliner, warung-warung kelontong atau di supermarket besar. Menjelang ramadhan hingga Idul Fitri biasanya toko memiliki stok banyak. 

Semoga puasa Anda dilancarkan dan mendapat berkah ramadhan yang tak terhingga. 


Baca juga artikel menarik lainnya: 



Niat Puasa Ramadhan, Begini Tips Bagi Penderita Maag

Niat Puasa Ramadhan, Begini Tips Bagi Penderita Maag


Niat puasa Ramadhan - Apakah Anda menunaikan ibadah puasa? Nah, setiap umat muslim dimanapun berada tentu sudah menunggu bulan suci ini jauh-jauh hari. Tapi terkadang masalah muncul ketika di bulan Ramadhan, Anda justru sedang merasakan tubuh yang tak baik, terutama jika Anda punya riwayat sakit maag. Nah, bagaimana mengatasinya? 

Jenis penyakit maag dikategorikan menjadi dua, yaitu maag fungsional dan maag organik. Maag fungsional biasanya disebabkan oleh rutinitas makan yang tak teratur, mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas, kopi dan soda berlebih, atau stres. Sedangkan maag organik disebabkan oleh organ pencernaan yang terluka misalnya lambung, usus dua belas jari, kerongkongan, bahkan kanker.


Niat Puasa Ramadhan, Berikut Cara Menjaga Lambung Anda

Lalu, jenis maag mana yang sering diderita oleh masyarakat kita? Ternyata rata-rata penderita maag memiliki keluhan maag fungsional dimana kondisi ini masih aman jika kita berpuasa. Walaupun begitu, siapapun yang punya niat puasa Ramadhan namun menderita maag haruslah pandai menjaga pola makan sehat agar penyakit maag tidak kambuh dadakan. Mungkin pada beberapa hari awal puasa akan terasa lebih berat sebab lambung sedang dalam proses beradaptasi. Rasa mual, perih dan lemas adalah hal yang biasa. Setelahnya, lambung akan menyesuaikan diri dan sakit maag tak akan lagi mengganggu, apalagi jika Anda sudah niat puasa Ramadhan.  

Baca juga : 

Penderita sakit maag dapat melakukan beberapa langkah sederhana untuk mengurangi resiko sakit maag saat berpuasa. Kenyataannya, banyak kebiasaan yang kurang baik di kalangan umat Islam yaitu langsung tidur setelah sahur dan makan berlebihan saat buka puasa, lalu diikuti dengan merokok. Sekalipun Anda sudah niat puasa Ramadhan, kebiasaan ini ternyata justru mengakibatkan naiknya asam lambung dan memicu resiko gangguan pencernaan.

Niat Puasa Ramadhan, Inilah Makanan yang Boleh Dikonsumsi jika Anda Menderita Maag

Selain itu, selama berpuasa tubuh kehilangan cairan yang cukup banyak hingga 2,5 liter sehingga penting untuk banyak minum air saat buka puasa dan sahur. Bila maag Anda masih sering kambuh, Anda bisa mencoba mengkonsumsi obat maag yang dijual secara umum sesuai dengan anjuran pemakaian atau obat maag yang diresepkan oleh dokter.

Nah, jika Anda dan keluarga benar-benar memiliki niat puasa Ramadhan, apa saja sih yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat berpuasa agar lambung terjaga? Berikut penjelasannya : 

1. Menghindari makanan tak sehat
Jika Anda ingin lancar puasa di bulan Ramadhan, sebaiknya hindari makanan berlemak, gorengan serta yang mengandung asam tinggi. Bahan kimia pada makanan kalengpun harus Anda hindari karena dapat memicu maag. Selain itu, jangan merokok saat berpuasa atau minum minuman yang mengandung kafein karena dapat mengganggu lambung. 

2. Konsumsi Makanan Penuh Zat Gizi
Saat berpuasa, ada banyak makanan sehat yang bisa Anda konsumsi, diantaranya adalah karbohidrat sebagai menu sahur agar tak mudah lapar. Anda pun bisa konsumsi buah khas bulan Ramadhan, kurma, yang kaya akan serat, karbohidrat, gula dsb. Pisang juga menjadi buah sehat saat Anda menjalankan ibadah puasa karena mengandung karbohidrat, kalium dan magnesium.

Baca juga : 

3. Minum Minuman yang mengandung Kalium
Saat berpuasa, Anda disarankan untuk minum banyak air, jus buah yang tidak asam dan minuman yang mengandung kalium sebanyak mungkin untuk mengganti cairan yang hilang saat beraktivitas. Bagi Anda penggemar susu, minum segelas susu segar saat sahur karena ini akan membantu mengurangi resiko sakit maag selama berpuasa.

Nah, itulah beberapa tips memilih makanan dan minuman saat berpuasa. Semoga Anda dan semua umat di dunia ini diberikan kelancaran dalam menjalankan niat puasa Ramadhan selama 30 hari penuh. Namun ingat, bagi Anda penderita maag haruslah tetap hati-hati dalam menjaga pola makan dan pola hidup agar tetap sehat. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat keasaman lambung memuncak pada siang hari. Oleh karenanya, lakukanlah puasa sesuai kemampuan tubuh karena ajaran Islam sendiri tak memaksa seseorang berpuasa di saat ia memang tak bisa berpuasa. Semoga bermanfaat :)


Baca juga artikel menarik lainnya : 

Model Baju Fatin, Tren Hijab Masa Kini

Model Baju Fatin, Tren Hijab Masa Kini

Model baju fatin - Fatin Sidqia Lubis, juara X-Factor Indonesia ini dari waktu-waktu selalu menjadi buah bibir masyarakat kita. Tak hanya bersuara merdu, model Baju Fatin makin poluler karena sukses menjadi trend setter fashion hijab di kalangan wanita muda di Indonesia. Takheran jika Fatin selalu dihujani pujian dari orang-orang yang menyanjung gaya berbusananya ini. 

Umat muslim dimanapun berada tentunya sudah mengetahui bahwa menutup aurat merupakan salah satu perintah Allah yang ditujukan pada kalangan wanita muslim. Mereka disarankan untuk menutup kulit bagian aurat, mengaburkan bentuk tubuh yang mungkin akan menimbulkan perhatian bagi lawan jenis, warna tak menimbulkan silau di mata, tidak tembus pandang dan tentunya Anda nyaman saat mengenakannya. 

Model Baju Fatin dan Fashion Hijab Lainnya Dianjurkan untuk DIkenakan, Berikut Manfaatnya

Nah, sebenarnya apa saja sih manfaat menggunakan pakaian hijab seperti model baju fatin yang menjamur dimana-mana? Ini ringkasannya : 
  • Terhindar dari perbuatan dosa, misalnya menjauhkan diri dari niatan lelaki di sekitar Anda yang ingin berbuat zina. 
  • Wanita akan lebih dihargai, karena ia telah berani menutup aurat dan tak mengumbar kemolekan tubuh. 
  • Tampak lebih cantik, karena wanita berhijab pada dasarnya tampak lebih anggun dan menimbulkan kesan positif. 
  • Memudahkan aktivitas, dimana pakaian hijab yang notabene lebih longgar akan membuat Anda leluasa bergerak dimanapun berada. 
  • Menyehatkan kulit, karena pakaian hijab akan melindungi kulit Anda dari cuaca panas, cuaca dingin, debu dsb. 
Baca juga : 

Nah, ternyata hijab itu sangat bermanfaat ya bagi wanita muslim. Sudah mulai gak sabar mau lihat model baju fatin sebagai referensi Anda berhijab? Berikut beberapa gaya fatin yang dapat menjadi inspirasi hijaber dalam berbusana di bulan ramadhan :

1. Girl in Pink Rainbow
Model baju fatin kali ini merupakan busana yang lebih feminin, terinspirasi dari desainer muda Dian Pelangi yang identik dengan busana bercorak tie dye, Fatin pun menerapkan hal serupa untuk menunjang penampilannya, dengan balutan atasan warna pink dipadukan dengan bawahan tie dye dalam nuansa ungu, hitam dan pink. Fatin terlihat cantik dan menawan.



2. Bright Look
Model yang ini tampak unik dan menarik, dengan memadukan siluet, motif dan warna, sehingga memberikan kesan stylish dan muda. Ditambah dengan kombinasi hijab warna biru, model baju fatin ini memberikan kesan sejuk dan cerah. Celana motif bunga dan heels melengkapi penampilan Fatin yang cerah ceria.

3. Gaya Hijab Rocker
Model baju fatin di panggung banyak dipengaruhi lagu yang dia bawakan. Lihat ini, celana hitam yang dipadukan mini dress warna putih glossy membuatnya tampak cantik dan energik. Terbukti penampilan Fatin tersebut menarik perhatian penonton.



4. Hijab Like a Diva

Dalam saalah satu penampilannya, Fatin memakai busana hitam bercorak silver, sehingga terpancar aura seorang diva. Gaya berhijab Fatin ini terdiri dari model turban dengan tambah puff pada bagian bahu yang semakin menegaskan penampilan seperti seorang diva.

Baca juga :

Model Baju Fatin untuk Aktivitas Sehari-hari

Nah, pingin lihat juga model baju fatin yang bisa yang bisa Anda kenakan untuk santai setiap harinya? Berikut model-model terbarunya : 


Model Baju Fatin, Tren Hijab Masa Kini

Model Baju Fatin, Tren Hijab Masa Kini

Model Baju Fatin, Tren Hijab Masa Kini

Model Baju Fatin, Tren Hijab Masa Kini

Model Baju Fatin, Tren Hijab Masa Kini


Seperti itulah model baju fatin yang semakin hangat diperbincangkan masyarakat terutama fans setianya yang tergabung dalam Fatinistic. Modis dan islami, itulah gaya fashion hikan Fatin yang membuat orang-orang menirunya. Anda tertarik juga berhijab ala Fatin? 


Baca juga artikel menarik lainnya : 




Tips Berhemat Saat Ramadhan, Yuk Lakukan Ini



Tips Berhemat Saat Ramadhan, Yuk Lakukan Ini


Tips berhemat saat Ramadhan - Apakah Anda dan keluarga selalu menanti kedatangan bulan Ramadhan? Bulan suci ini selalu membawa sukacita bagi seluruh umat muslim di Dunia. Banyak hal berbeda yang akan kita rasakan saat memasuki bulan Ramadhan, diantaranya perubahan pola makan, perubahan jam kerja, perubahan harga sembako dan tentunya perubahan pengeluaran pribadi kita. 



Tips Berhemat Saat Ramadhan, Anda sudah Lakukan?

Nah, jika logikanya saat berpuasa adalah mengurangi makan dan minum, otomatis pengeluaran harusnya berkurang bukan? Tapi kenyataan seringkali terbalik dan ini justru menimbulkan pengeluaran rumah tangga yang ekstra daripada hari-hari biasanya. Tak heran jika kondisi ini menimbulkan keluhan bagi para ibu rumah tangga yang agak kesulitan cari bahan makanan murah untuk 1 bulan ke depan. 

Baca juga :

Agar ibadah puasa Anda dan keluarga terasa lebih khusuk dan menyenangkan, berikut tips berhemat saat Ramadhan yang harus diketahui : 

1. Tips Berhemat saat Ramadhan : Belanja langsung Banyak 

Jika Anda selama ini hanya belanja barang kebutuhan rumahnya semingus ekali atau bahwa setiap hari, cobalah untuk berbelanja sekali saja namun dalam jumlah yang banyak, misal untuk 1 tahun ke depan. Memang tampak besar pengeluaran di kasir, namun ini akan mendatangkan efektivitas, baik biaya, waktu dan tenaga. Beberapa market juga menyediakan fasilitas diskon tertentu jika membeli dalam jumlah banyak. 

2. 
Tips Berhemat saat Ramadhan :Kurangi Aktivitas Buka Bersama 
Buka bersama adalah aktivitas rutin Anda setiap tahunnya? Yuk kurangi kegiatan ini karena akan membuat pengeluaran Anda membengkak, kecuali sih kalau ditraktir, hehehe... Reunian bersama teman TK, SD, SMP, SMA, kuliah, hingga beberapa tempat kerja memang mengasyikkan. Namun ada baiknya Anda lebih elektif lagi saat ingin memutuskan buka bersama agar tak terlalu boros saat menjalani ibadah Ramadhan. 

3. 
Tips Berhemat saat Ramadhan : Membuat Makanan Sendiri
Saat berjalan di supermarket atau ke toko-toko kue, seringkali mata kita seakan ditarik untuk melihat ke arah toplesan makanan ringan yang tampak menggoda lidah itu. Nah, berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk belanja aneka camilan jika Anda tergoda untuk mengambil banyak makanan? Hehehe, yuk lebih berhemat dengan cara membuat camilan sendiri di rumah. Cari tutorialnya di internet lalu ikuti saja caranya. Bukan hanya camilan, makanan berat pun, misal untuk buka puasa, sebaiknya Anda olah sendiri untuk hemat biaya, disamping lebih sehat juga. 

Baca juga :


4.
Tips Berhemat saat Ramadhan : Tak Harus Baju Baru
Mengenakan baju saat hari raya lebaran sepertinya sudah menjadi tradisi sejuta umat. Inis ering dianggap sebagai salah satu merayakan kemenangan setelah satu bulan penuh melawan hawa nafsu. Nah terkait dengan ini, Anda harus mengkaji dua kali sebelum berbelanja baju baru. Anda ada uang lebih, mungkin kebiasaan ini takkan jadi masalah, Namun jika Anda sedang berkekurangan, menggunakan baju lama pun tak jadi masalah, asal bersih dan sopan. Jadi, manfaat uang pada tempatnya dan sesuai kebutuhan. 


Tips Berhemat saat Ramadhan, Sudahkan Anda persiapkan di tahun ini? 

Sambut Ramadhan tahun ini dengan cara yang berbeda, yaitu hemat dan sederhana. Insyaallah, hubungan kita kepada Allah akan terasa lebih intim. Ternyata tak terlalu sulit jika ingin menghemat pengeluaran saat bulan Ramadhan hingga hari raya. Bulan suci Ramadhan pada hakekatnya tidak mewajibkan umatnya untuk mengeluarkan uang secara besar-besaran namun bagaimana Anda bisa bertobat secara besar-besaran sehingga layaklah Anda menyambut hari raya, tentu dengan hati yang baru. 


Baca juga artikel menarik lainnya:

Tips Puasa untuk Orang Maag di Bulan Ramadhan

Tips Puasa untuk Orang Maag


Tips puasa untuk orang maag - Berpuasa sejak terbitnya fajar hingga matahari terbenam memang menguji iman, terutama bagi umat muslim saat bulan Ramadhan. Apalagi bagi mereka yang jarang menjalankan ibadah puasa selain di bulan Ramadhan, tentu hari-hari sungguh terasa berat. Tapi jika kita memiliki niat dan keyakinan yang teguh, insyaallah semua akan dimudahkan. 

Aktivitas untuk menahan makan, minum dan hawa nafsu duniawi ini membutuhkan stamina tubuh yang baik. Menjaga stamina tubuh bisa dilakukan dengan berolah raga, berpikir positif atau bisa juga dengan mengkonsumsi makanan sehat (mengandung zat gizi). Jika cuek dengan hal ini, tak menutup kemungkinan Anda akan merasakan tubuh yang kurang fit, lemas, pusing, asam lambung naik, mual atau beragam penyakit lainnya. 



Tips Puasa untuk Orang Maag, Anda Harus Tahu

Nah, untuk mengantisipasi datangnya penyakit saat bulan Ramadhan, Anda dan keluarga jangan sampai salah pilih makanan. Tips puasa untuk orang maag hendaknya diketahui dengan benar, makanan apa yang baik dikonsumsi dan yang harus dihindari agar ibadah puasa Anda tetap aman dan nyaman. Info dari berbagai referensi juga bisa Anda pelajari dan aplikasikan untuk membuat puasa Anda lebih istimewa. 

Baca juga : 


Jangan sembarangan memilih menu untuk makan sahur ataupun buka puasa. Sebaiknya Anda memahami makanan apa yang wajib dikonsumsi dan yang harus dihindari agar ibadah puasa Anda berjalan lancar. Apalagi bagi penderita asam lambung, Anda harus lebih berhati-hati saat berpuasa. 

Berikut ini adalah tips puasa untuk orang maag, makanan dan minuman yang sebaiknya Anda hindari : 


1. Tips puasa untuk orang maag : Hindari Makanan Pedas

Jangan sekali-kali berbuka puasa dengan makanan pedas karena lambung Anda seharian tak terisi makanan sama sekali. Lambat laun ini bisa merusak dinding lambung dan menimbulkan penyakit yang lebih kronis. Sebaiknya Anda berbuka atau sahur dengan makanan yang manis atau gurih untuk agar lambung nyaman. 

2. Tips puasa untuk orang maag  : Hindari Minuman Kafein

Kopi dan teh adalah contoh minuman berkafein yang sebenarnya tidak dianjurkan sebagai minuman untuk buka puasa atau sahur bagi penderita maag. Harus dipahami bahwa lambung kita tidak terisi lebih dari 14 jam selama berpuasa yang menyebabkan asam lambung meningkat. Nah, jika tiba-tiba Anda minum kopi atau teh, tentu lambung langsung bereaksi dan Anda akan merasa mual. 

Baca juga : 


3. Tips puasa untuk orang maag : Hindari Gorengan 

Saat berpuasa, penderita maag biasanya memiliki lambung yang lebih sensitif daripada hari-hari biasanya. Sedangkan gorengan sendiri adalah makanan yang penuh dengan minyak, dimana ini dapat memicu meningkatnya asam lambung secara cepat. Akibatnya, maag Anda kumat dan justru dapat menganggu aktivitas. Oleh karenanya, berhati-hatilah saat pilih makanan selama Ramadhan. 

4. Tips puasa untuk orang maag  : Hindari Coklat dan Keju

Anda penggemar makanan yang ditaburi keju atau diolesi coklat? Sebaiknya lebih berhati-hati, sementara jangan dijadikan menu buka puasa atau sahur karena kedua jenis makanan enak ini ternyata sulit dicerna di dalam tubuh. Akibatnya, lambung akan sangat lambat mencerna bahkan menimbulkan kembung. Jadi, disarankan Anda bisa mengkonsumsi makanan yang lebih aman untuk lambung, seperti roti gandum, agar puasa Anda tak terganggu. 

Tips puasa untuk orang maag kuncinya hanya satu, atur pola makan. 

Hindari makanan dengan rasa mencolok yang hanya membuat lidah dan perut Anda tak nyaman. Jika ingin menu ringan, Anda bisa konsumsi makanan yang kaya serat dan karbohidrat saat sahur karena jenis makanan ini dapat membantu melepaskan energi secara perlahan selama kita berpuasa. Gandum, oat, kacang-kacangan, ikan, kacang hijau, buah-buahan, dan berbagais ayuran adalah contoh makanan yang kaya karbohidrat dan protein. Silakan dicoba di rumah :) 


Baca juga artikel menarik lainnya: 

Menu Sahur Sehat agar Tidak Mudah Lemas

Menu Sahur Sehat agar Tidak Mudah Lemas


Menu sahur sehat - Banyak umat muslim di seluruh dunia yang menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh sukacita. Bulan suci ini menjadi tanda bahwa seluruh umat muslim wajib berpuasa selama 30 hari, yaitu dengan cara menahan hawa nafsu dari lapar, haus, dan nafsu jelek yang lainnya, mulai adzan subuh sampai adzan maghrib tiba. 

Puasa sendiri bukanlah alasan untuk tak mau melakukan aktivitas apapun ataupun bermalas-malasan. Hal ini kadang terjadi pada beberapa individu lantaran tubuh merasa lemas karena dehidrasi saat berpuasa, apalagi terik siang hari juga sangat mempengaruhi. 

Menu Sahur Sehat agar Tubuh Bugar dan Tak Lemas saat Berpuasa

Tubuh lemas saat berpuasa sering disebabkan karena minimnya asupan makanan selama berpuasa, kurang mengkonsumsi menu sahur sehat, kurang minum air, kurang istirahat atau tidur. Nah, untuk memberikan energi saat puasa satu hari penuh, setiap umat yang berpuasa diharapkan untuk melakukan sahur di pagi hari. Ini adalah salah satu penentu yang akan membuat tubuh Anda tetap segar dan kuat beraktivitas sehari-hari.

Baca juga : 

Apakah Anda juga sering merasakan lemas saat berpuasa? Berikut adalah beberapa cara mengkonsumsi menu sahur sehat yang akan meningkatkan energi dan semangat Anda dan kaluarga dalam menjalankan ibadah puasa : 

1. Menu sahur sehat : Makanlah dengan Porsi Normal 
Saat berpuasa, sebaiknya Anda sahur dengan porsi normal. JIka Anda makan terlalu banyak, perut akan terasa penuh sehingga justru membuat lambung Anda tak nyaman. Di sisi lain, Anda pun akan mudah dehidrasi sehingga cepat membuat tubuh lemas. Solusinya, makanlah dengan porsi normal/wajar agar Anda bisa tetap segar selama berpuasa. 

2. Menu sahur sehat : Jangan lupa Minum Air Putih
Diharapkan Anda bisa minum banyak air putih saat sahur agar saat beraktivitas tak mudah dehidrasi. Mungkin dari antara Anda lebih suka minum teh manis atau minuman manis lainnya. Walaupun menambah energi lebih cepat, namun eneerginya juga akan cepat habis sehingga Andapun akan mudah merasa lemas. Oleh karenanya, air putih adalah minuman yang paling direkomendasikan selama berpuasa untuk tubuh yang lebih sehat. 

3. Menu sahur sehat : Konsumsi Makanan Mengandung Karbohidrat Kompleks
Jika Anda dan keluarga tak ingin cepat lapar saat puasa, silahkan pilih makanan sahur yang kaya akan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, gandum utuh, biji-bijian dan sebagainya. Karbohidrat kompleks sendiri akan dicerna lebih lama sehingga mampu menghasilkan cadangan energi yang lama serta memperlambat sistem pencernaan. Efeknya, perut Anda pun akan merasakan kenyang lebih lama. 

Baca juga : 

4. Menu sahur sehat : Konsumsi makanan Mengandung Zat Besi 
Ada baiknya Anda pada saat sahur mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi agar tubuh tak lemas atau mengantuk selama berpuasa. Zat besi sendiri dapat membantu meningkatkan pasokan kadar hemoglobin dalam tubuh sehingga tubuh akan terasa lebih sehat dan bugar seharian.

5. Menu sahur sehat : Makan dengan Nyaman, Jangan Terburu-buru
Saat sahur, jangan sampai Anda terburu-buru mengunyah makanan karena dapat menganggu sistem pencernaan tubuh yang pada akhirnya membuat tubuh lebih lama menyerap nutrisi makanan. Oleh karena itu, usahakan Anda bisa menikmati menu sahur dengan kondisi yang nyaman dan tak terburu-buru sehingga makanan yang Anda konsumsi dapat terserap tubuh dengan baik. 

Menu sahur sehat  ini direkomendasikan agar puasa Anda bisa berjalan dengan lancar

Pada saat berpuasa, sibukkan diri Anda dengan beragam kesibukan yang akan mengalihkan perhatian Anda dari rasa lapar dan haus. Selama menjalankan puasa, manfaatkan waktu luang Anda untuk beribadah, seperti sholat, membaca Al-Quran, bersedekah atau melakukan berbagai hal positif lainnya di bulan suci Ramadhan ini. Semoga puasa Ramadhan Anda tahun ini berjalan dengan lancar dan penuh berkah, 

Baca juga artikel menarik lainnya: 







Cara Menghilangkan Rasa Kantuk Saat Puasa

Cara Menghilangkan Rasa Kantuk Saat Puasa


Cara menghilangkan rasa kantuk - Pernahkah Anda merasa ngantuk saat menjalankan puasa? Nah, mengantuk memang hal yang wajar dialami bagi mereka yang sedang berpuasa. Apalagi saat siang bolong dimana matahari sedang terik-teriknya. Selain rasa kantuk, badan lemas dan kurangnya konsentrasi bekerja juga sering menganggu ibadah ini. 

Rasa kantuk saat berpuasa bisa disebabkan oleh banyak faktor. Perubahan pola makan merupakan salah satu penyebabnya. Selain itu, penurunan kadar gula darah di otak juga mempengaruhi vitalitas tubuh saat berpuasa karena suplai oksigen menjadi berkurang. Kurangnya asupan zat besi ternyata juga menyebabkan kantuk karena zat besi sendiri bekerja membantu tubuh untuk menyerap oksigen dalam jumlah banyak ke otak. 



Bagaimana Cara Menghilangkan Rasa Kantuk saat Puasa?

Sekalipun kondisi mengantuk ini dianggap wajar bagi mereka yang berpuasa, namun jangan biarkan masalah ini berlarut-larut mengganggu dan menurunkan kualitas aktivitas Anda sehari-hari.

Baca juga : 

Jika Anda sering merasa kantuk saat berpuasa, yuk ikuti beberapa cara menghilangkan rasa kantuk berikut ini agar Anda lebih nyaman menunaikan ibadah puasa:

1. cara menghilangkan rasa kantuk: Konsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang 
Nah sangat disarankan Anda mengkonsumsi banyak buah dan sayur untuk merangsang penyerapan zat-zat besi oleh tubuh. Usahakan bisa prioritas konsumsi vitamin C, bisa dari buah jeruk, mangga, pepaya, kiwi dan buah-buahan segar lainnya. Saat makan sahur dan berbuka, sayur juga harus selalu ada agar nutrisi seimbang. Dengan begini, kondisi kantuk juga bisa diminimalisir. 

2. cara menghilangkan rasa kantuk: Sahur dengan Makanan Karbohidrat
Agar metabolisme tubuh berjalan baik, tidak ada salahnya Anda mengkonsumsi berbabagai makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti oatmeal, singkong, nasi merah dsb. Karbohidrat kompleks yang mudah dipecah menjadi gula darah ini akan lebih lama menyimpan energi sehingga Anda akan merasa fit dan segar sepanjang hari. 

3. cara menghilangkan rasa kantuk: Jangan lupa minum banyak air putih
Air putih memiliki banyak manfaat bagi tubuh, diantaranya adalah mencegah tubuh dari dehidrasi dan meningkatkan daya tahan tubuh. Nah, bagi Anda yang berpuasa satu hari penuh, hendaknya bisa minum banyak air putih, mulai dari berbuka puasa hingga sahur di pagi hari. Insyaallah, Anda akan dikuatkan selama puasa dan terhindar dari rasa kantuk. 

4. cara menghilangkan rasa kantuk: Cuci muka 
Jika rasa kantuk mulai melanda, berusahalah beranjak dari tempat Anda lalu berjalan ke toilet atau wastafel. Cuci muka Anda secukupnya karena saat wajah bersentuhan dengan air, rasa kantuk biasanya hilang. Jangan lupa basahi juga telinga Anda karena beberapa ahli mengatakan bahwa membasahi telinga dengan air cukup menjadi obat kantuk yang mujarab, bahkan lebih mujarab daripada membasahi wajah. 

Baca juga : 


5. cara menghilangkan rasa kantuk: Tidur Berkualitas di malam hari 

Ini adalah kunci untuk menjaga daya tahan rubuh saat Anda berpuasa. Jika selama ini Anda hobi begadang, usahakan untuk bisa beristirahat malam tepat waktu agar energi Anda full saat dibutuhkan untuk ebraktivitas mulai pagi hingga sore hari. Tentu, cara ini juga efektif untuk mengurangi rasa kantuk saat berpuasa.  

Cara menghilangkan rasa kantuk saat menjalankan ibadah puasa ternyata tak sulit kan? 

Jika niat berpuasa Anda adalah demi meningkatkan keimanan dan kebaikan bagi sesama, mudah-mudahan semua yang Anda harapkan bisa terwujud dengan mudah. Rasa kantuk saat puasa itu biasa, yang luar biasa adalah ektika Anda bisa memahami cara menghilangkan rasa kantuk tersebut agar hari-hari di bulan suci ini lebih bermanfaat dan aktivitas Anda tetap lancar tanpa hambatan. 


Baca juga artikel menarik lainnya : 



Puasa dan Kesehatan, Berikut Penyakit yang Bisa Menyerang saat Puasa

Puasa dan Kesehatan, Berikut Penyakit yang Bisa Menyerang saat Puasa


Puasa dan kesehatan - banyak orang mengatakan bahwa ibadah puasa itu menyehatkan. Iya, memang sehat karena secara otomatis puasa bisa dimanfaatkan sebagai detoksifikasi dan terapi bagi tubuh. Namun jika kita tak bisa menyeimbangkan tubuh saat berpuasa, masalah lain akan datang, diantaranya berbagai serangan penyakit yang tak seperti biasanya. 

Lebih dari 12 jam saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman sama sekali, walaupun dilanda rasa haus maupun lapar. Agar tubuh tak mudah lemah, hendaknya kita dapat mengondisikan tubuh agar tetap terkontrol karena puasa dan kesehatan memang erat kaitannya. Salah satu solusi agar tubuh tetap fit adalah menjaga kadar gula dalam tubuh. 

Oleh karena itu, sangat disarankan pada saat berbuka puasa, Anda bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung kalori agar bisa mengembalikan energi. Tubuh yang fit tentu dapat melakukan aktivitas yang produktif untuk keesokan harinya. Nah, jika tubuh kurang nutrisi,apalagi menu buka puasa atau sahurnya tak sehat, seringkali akan datang gangguan-gangguan yang justru membuat tidak nyaman. 

Puasa dan Kesehatan, 2 Hal yang Tak Boleh Terpisah

Untuk mempersiapkan puasa yang sehat, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah mengatur menu saat sahur dan berbuka, karena di saat itulah tubuh akan mendapatkan asupan untuk mencukupi kebutuhan kalorinya. Walau terjadi perubahan jadwal makan, bukan berarti kebutuhan kalori juga harus berubah. 

Baca juga : 

Apakah Anda tetap ingin melancarkan puasa dan kesehatan tetap terjaga? Saat berpuasa, gangguan-gangguan kesehatan seperti ini mungkin akan Anda alami. Bagaimana mengatasinya? Berikut informasinya : 

1. Gangguan Pencernaan
Tahukah Anda bahwa tak semua makanan itu aman sebagai hidangan buka puasa? Bagi Anda yang sedang menjalani puasa diharapkan untuk membatasi konsumsi makanan berminyak (termasuk goreng-gorengan), pedas, berlemak atau yang diolah dari bahan telur, kacang-kacangan atau kubis. Hindari juga jus serta berbagai minuman soda karena hanya akan menimbulkan gas. 

2. Gula Darah Menurun
Saat berpuasa, beberapa orang mungkin akan merasakan gejala pusing, lemah, mudah berkeringat dan mudah lelah. Semua ini dikarenakan gula darah Anda rendah. Ini sangat bisa dimaklumi karena tubuh pada saat itu menghasilkan banyak insulin dan membuat glukosa dalam darah menurun. Solusinya, jika Anda ingin tetap puasa dan kesehatan terjaga, Anda bisa mengurangi makanan yang manis-manis agar gula darah terkontrol dengan baik. 

3. Sembelit 
Kadang puasa juga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar karena ada perubahan pola makan, baik dalam hal waktu maupun bahan makanan yang diolah yang kurang mengandung serat serta kurangnya minum air. Sembelit sendiri bisa menyebabkan penyakit lainnya juga, seperti kembung, ambeien serta gangguan pencernaan lainnya. Jika Anda yang sedang puasa dan kesehatan terganggu seperti ini, silahkan mengkonsumsi makanan berserat, yang mengandung karbohidrat serta minum banyak air putih dalam porsi cukup saat sahur.


Baca juga : 


4. Tekanan Darah Rendah
Mungkin diantara Anda sempat merasakan bahwa di sore hari saat puasa, tubuh Anda terasa lebih berat, lemas, pusing (saat kepala menengadah, saat berdiri usai duduk/ ongkok dsb). Ini tanda bahwa Anda menderita tekanan darah rendah. Nah, tips bagi Anda yang juga mengalami ini agar tetap kuat berpuasa dan kesehatan tak terganggu adalah meningkatkan porsi minum air serta tambahkan sedikit garam di malam hari. Jangan lupa istirahat setelah beraktivitas agar energi Anda pulih kembali. 

5. Batu Ginjal 
Sekalipun kasus ini tak banyak dialami oleh mereka yang berpuasa, kecuali jika mereka sudah punya riwayat terkena ginjal sebelum berpuasa. Untuk mencegahnya, silahkan Anda mengantisipasi  dengan memperbanyak minum air putih mulai dar berbuka hingga sahur. 

Bagaimana Cara Melancarkan Puasa dan Kesehatan Tak terganggu?

Bergaya hidup sehat adalah cara untuk membuat Anda dan keluarga memiliki stamina baik saat menjalankan ibadah ini. Lancar melakukan ibadah puasa dan kesehatan tetap terjaga adalah prestasi tersendiri yang membuat setiap orang yang menjalankan ibadah ini merasa bangga. 

Hal penting yang harus diperhatikan selama berpuasa, adalah konsumsi makanan sehat (buah dan sayur), kurangi makanan berlemak serta minum banyak air putih agar Anda memiliki energi yang cukup saat berpuasa. Dan jangan lupa, hindari berpikir negatif selama puasa agar hari-hari Anda di bulan suci selalu dihiasi dengan kebahagiaan dan ketenteraman. 

Baca juga artikel menarik lainnya : 


Puasa itu Sehat Jika Anda Menjaga Keseimbangan Tubuh

Puasa itu Sehat Jika Anda Menjaga Keseimbangan Tubuh


Puasa itu sehat - Berpuasa satu bulan penuh di bulan Ramadhan tentu menjadi moment yang paling ditunggu-tunggu umat Islam di seluruh dunia. Di bulan suci ini, setiap orang bisa melakukan refleksi dalam rangka melebur segala dosa yang telah dilakukan. harapannya, kita harus cerdas untuk membuat puasa kita ini tetap berjalan baik dan sesuai ketentuan. 

Selama berpuasa, rasa lapar dan haus pastinya menghantui. Apalagi terjadi perubahan pola makan yang lumayan drastis, tubuh kadang bergejolak dan tak jarang menganggu kerja beberapa organ penting yang menunjang aktivitas kita sehari-hari. Tentu saja, Anda dan keluarga tak ingin mengalami hal ini. Karena pada dasarnya puasa itu sehat dan mendatangkan pahala, setiap orang tentu berharap bisa menjalankan ibadah ini dari awal hingga hari terakhir. 

Puasa itu Sehat jika Anda Melakukan ini

Puasa Ramadhan secara umum akan mendatangkan efek positif bagi tubuh, baik jasmani maupun rohani (puasa itu sehat). Nah, bagaimana agar puasa Anda lancar selama 30 hari? Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu melancarkan puasa Anda : 

Baca juga : 

1. Konsumsi Makanan Sehat 
Saat berbuka puasa, sebaiknya Anda atur makanan yang hendak dinikmati agar keseimbangan tubuh terjaga. Konsumsi makanan manis diperbolehkan namun jangan terlalu banyak dan hindari juga makanan yang mengandung banyak minyak untuk membuat stamina Anda selalu baik. 

2. Penuhi Kebutuhan Cairan (minum)
Untuk menghindari kondisi lemas ataupun dehidrasi, alangkah baiknya jika Anda bisa memenuhi kebutuhan cairan di tubuh, yaitu dengan banyak minum. AIr putih adalah yang paling direkomendasikan untuk menjaga stamina Anda seharian. Karena puasa itu sehat, pada saat buka puasa hingga sahur, setidaknya Anda bisa minum sekitar 1,5 liter per hari, sesuai kebutuhan cairan tubuh secara normal. 

3. Usahakan Tidur di siang hari 
Jika memungkinkan, silakan Anda bisa beristirahat sejenak atau bahkan tidur di siang hari selama bulan Ramadhan. Ini tentu ada manfaatnya, yaitu mengumpulkan cadangan energi saat seharian beraktivitas karena semua memahami bahwa puasa itu sehat dan harus diusahakan agar tubuh selalu fit. Ibadah Anda akan terasa lebih ringan. 

Baca juga : 

4. Kurangi Aktivitas fisik
Nah, bagi Anda yang hobi beraktivitas fisik kesana-kesini atau suka olahraga, sebaiknya di bulan Ramadhan, Anda dapat mengurangi aktivitas tersebut untuk menyeimbangkan tubuh. Berolahraga tidak dilarang, asal dalam kondisi maupun durasi yang sesuai karena puasa itu sehat jika kita dapat mengatur pola hidup dengan baik. 

5. Bagi fisik yang lemah
Nah, ini khusus bagi Anda yang mungkin harus menjaga tubuh lebih ekstra dibandingkan orang lain yang kondisi tubuhnya normal. Jangan sepelekan kondisi tubuh agar aktivitas Anda tak terganggu saat berpuasa. Puasa itu sehat jika Anda bisa mendapatkan izin dokter terlebih dahulu untuk bisa berpuasa, terutama bagi para lansia, ibu hamil, ibu menyusui, sedang punya penyakit jantung atau penyakit kronis lainnya. Walaupun puasa itu menyehatkan namun perlu ada perhatian khusus bagi mereka yang fisikya sedang lemah. 

Puasa itu sehat, yuk share ini kepada orang-orang di sekitar Anda

Nah, ternyata tak sulit ya untuk mengatur puasa yang sehat untuk Anda dan keluarga. Semoga puasa tahun ini membawa kebaikan dan kesehatan bagi Anda, tentu dengan melakukan puasa yang benar dan disesuaikan dengan kondisi tubuh. Selain itu, ada banyak inspirasi menu buka puasa dan sahur yang sehat sehingga nutrisi di tubuh tetap terjaga. Selamat menjalan ibadah puasa tahun ini, semoga lancar dan membawa berkah. 


Baca juga artikel menarik lainnya :