Pentingnya Psikologi Pendidikan Islam

Apa Itu Psikologi Pendidikan Islam? Pendidikan adalah suatu proses dimana seluruh potensi dalam diri manusia terutama potensi kemanusiaan teraktualisasikan. Proses ini membutuhkan pengetahuan akan keberadaan potensi yang ada dan kondisi lingkungan untuk mengaktualisasikannya. Dalam hal ini psikologi pendidikan Islam diperlukan untuk mengetahui potensi luhur yang ada pada setiap manusia yang tidak dibahas dalam psikologi umum yaitu potensi fitrah dan ruh. Pendidikan Islam seharusnya berlandaskan psikologi yang mempunyai wawasan Islam dan bersumber pada Al-Qur’an dan Hadits untuk membentuk manusia yang beriman dan berwawasan yang pada akhirnya bertujuan untuk mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
Apakah Peran Psikologi Pendidikan Islam?

Potensi istimewa yang diberikan kepada manuasia untuk mengemban tugas utama yaitu khalifatullah dan abdi Allah. Psikologi Islam ini merupakan hal baru dalam dunia psikologi dimana seluruh teori dan konsep yang digunakan berdasarkan pada Islam. Sebagai objek dan subjek kajian ilmu pengetahuan, Islam dibedakan menjadi tiga bentuk yaitu Islam sebagai ajaran, sebagai pemahaman dan pemikiran serta sebagai praktek dan pengalaman. Islam sebagai kajian mempunyai sifat universal dan dapat diterapkan pada setiap waktu dan tempat, mempunyai sifat absolut dan mempunyai kebenaran normatif. Sedangkan sebagai pemahaman dan praktek, Islam selalu bersifat partikular, temporal dan lokal karena berkaitan dengan ruang dan waktu. Semua ini adalah fondasi utama untuk mengaktualisasikan psikologi pendidikan Islam.

Perkembangan perilaku manusia sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan pengalaman yang didapatkan sepanjang hidupnya. Pendidikan disini tidak terbatas pada pendidikan formal tetapi mempunyai arti yang lebih luas yaitu sesuatu yang diperoleh manusia dari panca indera nya yang merupakan bagian penting dalam pendidikan. Pendidikan mempunyai komponen penting melalui penglihatan, pendengaran, dan perasa yang diperoleh dari lingkungan melalui pendidikan formal maupun non formal. Proses mengembangkan potensi diri pada manusia ada dalam ajaran Islam sehingga manusia mampu menjalankan tugas yang sudah diberikan oleh Allah.

Proses aktualisasi potensi diri diarahkan dengan suatu konsep pembinaan kecerdasan spiritual dan emosional manusia. Sebagai petunjuk bagi setiap umat Islam, rukun Islam dan rukun iman mampu memberikan bimbingan dalam upaya pengenalan dan pemahaman perasaan diri sendiri dan orang lain, memberikan motivasi diri serta mengelola emosi secara benar dalam berhubungan dengan sesama manusia. Ini yang menjadi dasar pemikiran bahwa rukun Islam dan rukun iman merupakan metode untuk membangun EQ (emotional quality) dan mempunyai peranan penting dalam psikologi pendidikan Islam.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »